

Denpasar, Bali — Di usia yang masih sangat muda, Dewa Ayu Ishana Laksmi Pramesti berhasil mencuri perhatian melalui prestasi membanggakan di ajang Putri Kebaya Bali Tahun 2026. Gadis kecil asal Batubulan, Gianyar, Bali tersebut sukses meraih gelar Runner Up II Putri Kebaya Bali 2026.
Ishana, sapaan akrabnya, merupakan siswi SD Saraswati 5 Denpasar kelas I yang saat ini berusia 6 tahun. Meski masih duduk di bangku sekolah dasar, Ishana menunjukkan keberanian dan percaya diri dalam mengikuti ajang yang mengangkat nilai budaya, khususnya kebaya sebagai warisan budaya Indonesia.
Usai dinobatkan sebagai Runner Up II, Ishana mengaku merasa sangat senang dan bangga atas pencapaian yang berhasil diraihnya. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses kompetisi berlangsung.
"Saya senang sekali dan bangga bisa menjadi Runner Up. Terima kasih kepada semua yang sudah mendukung saya. Saya akan terus belajar dan berlatih supaya bisa menjadi lebih baik lagi," ujar Ishana.
Perjalanan Ishana menuju panggung Putri Kebaya Bali 2026 tidak terlepas dari proses latihan dan perjuangan yang harus dijalani. Salah satu tantangan terbesar yang ia rasakan adalah membangun keberanian untuk tampil di depan banyak orang serta mengatasi rasa gugup saat berada di atas panggung.
"Perjuangan terbesar saya adalah ketika harus rajin berlatih dan berani tampil di depan banyak orang. Kadang saya merasa gugup, tapi saya terus mencoba dan tidak mudah menyerah," ungkapnya.
Selain fokus mempersiapkan diri untuk kompetisi, Ishana juga harus mampu membagi waktu antara latihan modeling dengan kegiatan akademik di sekolah, les, serta berbagai aktivitas lainnya.
Bagi Ishana, gelar Runner Up II Putri Kebaya Bali 2026 bukan hanya sebuah penghargaan, melainkan menjadi bukti dari kerja keras dan semangatnya untuk terus berkembang.
"Runner Up bagi saya adalah hadiah dari kerja keras saya. Saya senang, bangga, dan ingin terus berkomitmen untuk belajar dan berusaha melawan rasa takut," katanya.
Melalui gelar yang diraihnya, Ishana berharap dapat membawa pesan positif kepada generasi muda untuk lebih mencintai budaya Indonesia, khususnya kebaya Bali yang kini semakin berkembang dengan sentuhan modern.
"Saya ingin mengajak teman-teman untuk mencintai dan bangga memakai kebaya sebagai bagian dari budaya Indonesia. Saya juga ingin belajar dan mengenalkan kebaya Bali yang sekarang sudah semakin modern dan modis," tuturnya.
Ishana juga berpesan kepada anak-anak muda yang sedang mengejar impian agar tidak mudah menyerah dalam meraih cita-cita.
"Jangan takut untuk bermimpi. Terus belajar, rajin berlatih, dan jangan mudah menyerah. Tetaplah konsisten dalam meraih cita-cita," pesan Ishana.
Prestasi Dewa Ayu Ishana Laksmi Pramesti menjadi bukti bahwa semangat berkarya dan mencintai budaya dapat ditanamkan sejak usia dini. Melalui langkah kecilnya di panggung Putri Kebaya Bali 2026, Ishana membawa harapan besar untuk terus mengenalkan kebaya sebagai identitas budaya yang membanggakan bagi generasi muda.


